Dzackidotcom

Semua Ada Disini

Pengoplos Elpiji Beromzet Rp2 M Digerebek

Ilustrasi (Ist)

TABANAN – Satuan Reskrim Polres Tabanan berhasil menggerebek pabrik pengoplosan elpigi 3 kg beromzet sekira Rp2 miliar lebih milik Agus Sumariana (35), di Banjar Kukub, Desa Perean Tengah, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Bali.

Penggerebekan dipimpin langsung Kapolres Tabanan AKBP AA Made Sudana di rumah yang terkunci rapat namun di dalamnya terdapat para buruh pabrik yang sedang bekerja. “Kami sudah intai sejak satu bulan ini setelah bukti-bukti cukup langsung dilakukan penggrebekan,” kata Kapolres Sudana dihubungi Okezone, Sabtu (4/9/2010).

Di lokasi tersebut, selain mengamankan Agus dan delapan karyawannya, juga menemukan barang bukti berupa peralatan yang dipakai untuk pengoplosan gas seperti selang dan tabung gas elpiji isian 3 kg, 12 kg, dan 50 kg.

Adapun total keseluruhan tabung gas elpiji diamankan di lokasi, masing-masing tabung ukuran 3 kg sebanyak 968 buah, tabung 12 kg sejumlah 130 buah serta tabung 50 kg berjumlah 110 buah.

“Modusnya mereka mengoplos gas elpiji bersubsidi 3 kg ke tabung isian 12 kg dan 50 kg, dengan cara disuntik memakai selang,” papar Sudana. Untuk mengoplos satu tabung ukuran 50 kg, lanjut Sudana, dibutuhkan sekira 17 sampai 18 tabung elpiji isian 3 kg.

Ditambahkan Kapolres, di lokasi tersebut selama ini dipakai oleh pelaku sebagai pabrik pengoplos elpiji sedangkan tempat usahanya sebagai agen elpiji UD Agus beralamat Jalan Tukad Buaji, Sesetan, Denpasar.

Yang mengejutkan, ternyata masyarakat sekitar tidak satupun yang mengetahui jika di rumah milik orangtua Agus yang dijadikan pabrik itu selama ini dipakai untuk mengolos elpiji dengan omzet cukup besar mencapai Rp2 miliar lebih. Bahkan kepala dusunya juga tidak mengetahui di wilayahnya ada pabrik pengoplos elpiji.

Padahal pelaku diduga telah menjalanksi aksinya itu selama kurun waktu satu tahun terakhir namun polisi baru berhasil mengendus praktek tersebut satu bulan ini.

Kini pemilik pengoplosan Agus Sumariana dimintai keterangannya secara intensif di Mapolres Tabanan. Demikian pula delapan karyawan juga turut digelandang petugas. Polisi bakal menjerat Agus dan delapan karyawannya dengan pasal 54 UU Migas dengan ancaman 6 tahun penjara atau denda sebesar Rp60 miliar.

5 September 2010 - Posted by | informasi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: