Dzackidotcom

Semua Ada Disini

Bencana Papua Barat Korban Waisor Butuh Air Bersih

Jumat, 8 Oktober 2010

Sekretaris PMI Papua La Abidin mengatakan, saat ini para korban banjir bandang di Wasior, Teluk Wondama, Papua Barat, tengah membutuhkan pasokan air bersih untuk aktivitas sehari-hari.

Selain itu, para korban yang bertahan di Wasior juga membutuhkan bahan-bahan makanan untuk bertahan hidup. Terkait jumlah korban tewas, luka-luka, dan mengungsi, jumlahnya berbeda-beda.

Data dari PMI hingga Jumat pagi ini, jumlah korban tewas mencapai 99 orang. Dari angka tersebut, 95 di antaranya ditemukan di lokasi bencana. Tiga orang lainnya meninggal ketika dirujuk ke rumah sakit, dan satu orang lagi baru sekedar laporan dari keluarga korban. Sementara jenazah korban tersebut belum ditemukan.

Selain itu, Abidin mengatakan, berdasarkan data PMI, 117 orang saat ini hilang, dan 88 orang menderita luka berat dan telah dirujuk ke rumah sakit terdekat di Nabire. Terkait jumlah pengungsi, Abidin pun mengaku tak memiliki data pasti. “Data yang kami miliki, sekitar 1.800 orang mengungsi ke Manokwari. Sementara, para pengungsi ke daerah lainnya, termasuk Nabire, dan pulau-pulau terdekat, kami masih mendatanya,” katanya.

PMI juga tak memiliki data soal jumlah korban hidup yang saat ini masih bertahan di Wasior. “Mereka bertahan di rumah-rumah terdekat. Di sini, tidak ada pemusatan titik-titik pengungsi sehingga kami kesulitan dalam menyalurkan bantuan,” katanya.

Saat ini, bantuan yang telah masuk ke Wasior berasal dari Dinas Kesehatan Papua Barat, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, dan institusi dan badan sosial lainnya.

8 Oktober 2010 - Posted by | berita | , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: